perusahaan adverticing
Semakin
tinggi jabatan seseorang, maka jumlah akan semakin sedikit, sedangkan tugas dan
tanggung jawabnya akan semakin besar. Sedangkan semakin rendah jabatan
seseorang, maka jumlah pemegang jabatan tersebut akan semakin banyak dan tanggung
jawabnya semakin kecil.”
Fungsi Manajemen dalam perusahaan
advertising
Perencanaan (planning)
Merupakan kegiatan yang berkaitan
dengan pemilihan alternatif-alternatif, kebijaksanaan-kebijaksanaan,
prosedur-prosedur, dan program-program sebagai bentuk usaha untuk mencapai
tujuan yang ingin dicapai.
4 (empat) tingkat kemampuan dasar dalam kegiatan
perencanaan:
- Insight: kemampuan untuk menghimpun fakta dengan jalan mengadakan penyelidikan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan masalah yang direncanakan.
- Forsight: kemampuan untuk memproyeksikan atau menggambarkan jalan atau cara-cara yang akan ditempuh, memperkirakan keadaan-keadaan yang mungkin timbul sebagai akibat dari kegiatan yang dilakukan.
- Studi eksploratif: kemampuan untuk melihat segala sesuau secara keseluruhan, sehingga diperoleh gambaran secara integral dari kondisi yang ada.
- Doorsight: kemampuan untuk mengetahui segala cara yang dapat menyamarkan pandangan, sehingga memungkinkan untuk dapat mengambil keputusan.
Planning jangka panjang memiliki 2 karakteristik
utama, yaitu:
- Tujuan dan sasaran: merupakan dasar bagi strategi perusahaan
- Peramalan (forecasting) jangka panjang: langkah awal sebelum membuat perencanaan
Pengorganisasian (organizing)
Merupakan suatu tindakan atau
kegiatan menggabungkan seluruh potensi yang ada dari seluruh bagian dalam suatu
kelompok orang atau badan atau organisasi untuk bekerja secara bersama-sama
guna mencapai tujuan yang telah ditentukan bersama, baik untuk tujuan pribadi
atau tujuan kelompok dan organisasi.
Dalam pengorganisasian dikenal istilah KISS
(koordinasi, integrasi, simplifikasi, dan sinkronisasi) dalam rangka
menciptakan keharmonisan dalam kegiatan organisasi.
andes sandi
Direktur
Manager marketing Manager prduksi
1.bagian perencanaan 1.bagian pengumpulan dan penyeleksi
komunikasi bahan baku pakaian
2. Bagian pengembangan 2. Bagian penyusunan program
komunikasi peningkatan hasil produksi
3. Bagian penjualan 3. Bagian pelaksanaan pemantauan,
4. Bagian pengembangan evaluasi hasil produksi
produk baru
5. Bagian pemasaran dan
kerjasama
Manager keungan Manager SDM
1.bagian administrasi umum
1. bagian anggaran dan mutasi karyawan
2. Bagian perbendahraan 2.bagian perencanaan kebutuhan
dan belanja pegawai dan pengembangan pegawai
3. Bagian pembukuan 3. Bagian pelaksanaan pengembangan
4. Bagian perencanaan dan sistem manajemen SDM.
pengendalian anggaran
1.bagian perencanaan 1.bagian pengumpulan dan penyeleksi
komunikasi bahan baku pakaian
2. Bagian pengembangan 2. Bagian penyusunan program
komunikasi peningkatan hasil produksi
3. Bagian penjualan 3. Bagian pelaksanaan pemantauan,
4. Bagian pengembangan evaluasi hasil produksi
produk baru
5. Bagian pemasaran dan
kerjasama
Manager keungan Manager SDM
1.bagian administrasi umum
1. bagian anggaran dan mutasi karyawan
2. Bagian perbendahraan 2.bagian perencanaan kebutuhan
dan belanja pegawai dan pengembangan pegawai
3. Bagian pembukuan 3. Bagian pelaksanaan pengembangan
4. Bagian perencanaan dan sistem manajemen SDM.
pengendalian anggaran
Pelaksanaan atau penerapan
(actuating)
Merupakan implementasi dari
perencanaan dan pengorganisasian, dimana seluruh komponen yang berada dalam
satu sistem dan satu organisasi tersebut bekerja secara bersama-sama sesuai
dengan bidang masing-masing untuk dapat mewujudkan tujuan.
Pengawasan (controlling)
Merupakan pengendalian semua
kegiatan dari proses perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan, apakah
semua kegiatan tersebut memberikan hasil yang efektif dan efisien serta
bernilai guna dan berhasil guna.
Pengelolaan fasilitas dan bahan baku
Fasilitas kantor maupun fasilitas
produksi sangat diperlukan perusahaan untuk menunjang keberhasilan usaha.
Kelengkapan fasilitas yang diperlukan perusahaann haruslah dapat menghemat
biaya dan menambah efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan. Fasilitas haruslah
dipelihara, karena:
- Akan memperpanjang umur ekonomis fasilitas tersebut
- Proses dapat berjalan lancar karena jarang terjadi kemacetan mesin
- Menghindarkan kemungkinan kerusakan berat/total dari fasilitas produksinya
- Kualitas produk dapat dipertahankan karena proses produksi selalu terkendali
- Dapat menekan biaya pemeliharaan fasilitas
- Aliran bahan baku dapat berjalan normal, maka biaya penyimpanan juga dapat ditekan.
Perbekalan produksi meliputi semua barang dan
bahan-bahan baku yang dimiliki perusahaan dan digunakan proses produksi. Bahan
adalah unsur yang melekat dan secara langsung terlibat pada produk yang
bersangkutan.
Bahan dapat dibedakan atas dua: bahan baku dan bahan
pembantu.
Bahan baku: bahan utama yang diproses atau diolah
menjadi produksi jadi
Bahan baku yang dibutuhkan:
- Bahan baku untuk proses produksi
- Bahan baku setengah jadi
Bahan pembantu: bahan yang ditambahkan dan sifatnya
hanya untuk melengkapi.
Bahan pembantu yang dibutuhkan:
- Bahan pembantu untuk proses produksi
- Bahan pengemas produk
Tujuan pengendalian persediaan adalah:
- Menjaga agar barang dagangan jangan sampai kekurangan
- Menjaga agar perusahaan jangan sampai menghentikan kegiatan usahanya
- Menjaga agar perusahaan jangan sampai mengecewakan langganannya
- Mengatur jangan sampai jumlah pengadaan barang dagangan kekurangan atau kelebihan
Kerugian jika persediaan bahan baku terlalu besar:
- Besarnya biaya penyimpanan yang ditanggung perusahaan
- Besarnya dana investasi yangb terserap pada persediaan bahan baku dapat menghambat alokasi dana investasi di bidang lain.
- Resiko kerusakan lebih tinggi yang dapat merugikan perusahaan yang bersangkutan bahan baku
- Kerugian bila penurunan harga bahan baku di pasaran
Kelemahan jika persediaan bahan baku terlalu sedikit:
- Kebutuhan proses produksi sering kurang
- Menghambat kelancaran proses produksi dan mengakibatkan ketidakstabilan kualitas dan kuantitas produk
- Frekuensi pembelian bahan baku sangat tinggi justru memboroskan dana pengadaannya.
- Jarang mendapatkan diskon pembelian karena jumlah pembelian selalu kecil
Mengelola Sumber Daya Manusia
Prinsip pengelolaan sumber daya manusia:
- Tenaga kerja dikelola bukan sebagai biaya tetapi sebagai asset atau kekayaan perusahaan yang utama
- Tenaga kerja sebagai individu yang memiliki integritas dan keinginan untuk berbakti pada perusahaan dan masyarakat lingkungannya.
- Tenaga kerja dikelola dalam rangka peningkatan kompetensi dan komitmennya pada pekerjaan dan pada perusahaannya.
- Tenaga kerja dikelola dengan orientasi pada pencapaian hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.
- Tenaga kerja dikelola dengan fokus peningkatan kerjasama sebagai suatu tim kerja untuk mencapai kepentingan bersama.
- Tenaga kerja dikelola dalam rangka penciptaan dan atau peningkatan jaringan kerja (networking)
Langkah-langkah pengelolaan SDM yang bekerja di dalam
perusahaan:
- Menentukan kebutuhan pegawai/karyawan dan tujuan yang akan dicapai perusahaan
- Mengadakan observasi dan penelitian tentanng SDM
- Menyelesaikan masalah-masalah SDM di dalam perusahaan dengan menetapkan metode yang diperkirakan ada frelevansinya dengan kperluan pengelolaan SDM yang berkualitas di dalam perusahaan
- Berdasarkan hasil pemilihan dan hasil percobaan terhadap SDM sebagai pegawai/ karyawan di dalam perusahaan, akan ditemukan metode-metode atau alternatif penyelesaian pengelolaan SDM yang berkualita sebagai tenaga kerja di dalam perusahaan
- Metode-metode yang telah dipilih dan diuji, terus dievaluasi berdasarkna hasil pengalaman wirausaha di dalam mengelola SDm di perusahaannya.
- Akhirnya, wirausaha melaksanakan metode pengelolaan SDM yang sudah ditentukan dengan menetapkan pelaksana-pelaksana atau petugas yang ada di perusahaan.
1.) Mutasi
Adalah kegiatan dari pimpinan perusahaan untuk
memindahkan karyawan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lain yang dianggap
setingkat atau sejajar.
Tujuan mutasi:
- Meningkatkan produktivitas kerja
- Mendayagunakan pegawai
- Mengembangkan kecakapan dan keterampilan pegawai
- Menin gkatkan tenaga kerja ahli pada unit-unit yang membutuhkan dalam perusahaan\
- Mengisi jabatan-jabatan yang belum terisi dalam perusahaan
2.) Promosi
Adalah: kenaikan jabatan yang lebih
tinggi, baik kekuasaan maupun tanggungjawab seorang pegawai/karyawan
dalam suatu struktur organisasi di perusahaan
Tujuan diadakannya promosi:
- Dapat meningkatkan semangat kerja
- Merupakan suatu penghargaan terhadap pegawai/karyawan yang cukup membanggakan
- Dapat menjamin stabilitas kepegawaian di dalam perusahaan
- Menanamkan rasa kepuasan di dalam bekerja
- Meningkatkan produktivitas
- Menambah harga diri yang kuat pada waktu bekerja
- Dapat meningkatkan kegairahan didalam bekerja
- Adanya motivasi ke arah prestasi para pegawai/karyawan
Manfaat evaluasi SDM melalui promosi sbb:
- Alat motivasi SDM
- Alat memperbaiki kesalahan pada waktu bekerja
- Alat untuk meningkatkan SDM dalam hal kecakapan, keterampilan, dan kemampuannya dalam bekerja
Mengelola proses produksi
Proses
produksi adalah suatu kegiatan yang mengkombinasikan faktor-faktor produksi
(man, money, material, method) untuk menghasilkan suatu produk.
Karakterisitik proses produksi:
- Produksi langsung, meliputi:
- Produksi primer: produksi dari alam langsung, ex: perikanan, pertambangan, dsb.
- Produksi sekunder: proses produksi yang memberikan nilai lebih dari barang yang sudah ada, ex: kayu untuk membangun rumah, jembatan,dsb.
- Produksi tidak langsung, yaitu; proses produksi yang hanya memberikan hasil dari keahlian atau produk dalam bentuk jasa, ex; kesehatan oleh dokter, perbaikan kendaraan oleh montir,dsb.
Dilihat dari jangka waktu produksi
- Proses terus menerus, yaitu proses produksi yang menggunakan fasilitas-fasilitas produksi untuk mengahasilkan produk yang dilakukan secara terus menerus tanpa terpengaruh oleh musim atau cuaca dan waktu. Sifat produknya beberapa jenis dan diproduksi dalam skala besar.
- Proses secara terputus-putus, yaitu proses produksi yang kegiatan produksinya berjalan tidak setiap saat, tetapi tergantung beberapa hal, misalkan produksi Aspek-aspek pengelolaan keuangan:
Mengelola administrasi
Merupakan kegiatan bersama yang
terdapat disetiap perusahaan. Untuk mengetahui hal-hal yang perlu dicatat harus
ditelusuri semua kegiatan usaha, kemudian dikelompokkan menurut jenis
kegiatannya.
Kategori
pengelolaan administrasi
Administrasi
pengelolaan persediaan
|
|
Administrasi
pembukuan
|
|
Sistem
pembukuan dan administrasi perkantoran
|
|
Sistem
penunjang produksi
|
|
Memasarkan produk
Pemasaran adalah serangkaian kegiatana manusia yang ditujukan
untuk memperlancar serta menyempurnakan pertukaran.
Pentingnya pemasaran produk:
- Menganalisis situasi lingkungan dan peluang pasar
- Menetapkan strategi pemasaran produk/jasa
- Mengembangkan sasaran pemasaran produk/jasa
- Menciptakan taktik/tindakan pelaksanaan pemasaran produk.
- Pengendalian di dalam usaha-usaha kegiatan pemasaran produk
- Menjamin keserasian antara bagian-bagian yang terdapat di dalam perusahaan
- Menyelaraskan kegiatan pemasaran produk
- Menggunakan cara-cara berusaha dalam bidang pemasaran produk secara optimal.
PELAKSANAAN PEMASARAN PRODUK:
Pedagang
eceran
Ukuran penentuan keberhasilan wirausaha sebagai pengelola usaha di bidang pembuatan produk, yaitu produknya dapat dijual, laku, meningkatkan pemasaran, dan mendapatkan keuntungan.
Ukuran penentuan keberhasilan wirausaha sebagai pengelola usaha di bidang pembuatan produk, yaitu produknya dapat dijual, laku, meningkatkan pemasaran, dan mendapatkan keuntungan.
Usaha jasa
- Menyebarkan pamflet untuk memberi informasi tentang jasa yang ditawarkan
- Memasang papan merk yang mencolok, menarik, dan dapat dibaca dari kejauhan.
- Memasang lampu yang terang dan berwarna-warni
- Melayani konsumen dengan menyenangkan
- Mengadakan demonstrasi dengan cara pembuatan bidang usaha jasa
- Memberi hadiah khusus bagi pembeli
- Mengirimkan kartu lebaran/tahun baru kepada para pelanggan yang diketahui alamatnya.
- Memberi potongan harga khusus bagi pelanggannya
Usaha pembuatan produk
- Membuat produk yang berkualitas, bermanfaat,dan disenangi oleh pelanggan
- Menentukan siapa saja, berapa jumlah dan dimana calon pembeli produk
- Menyelidiki bagaimana perkembangan dan pergeseran selera/minat konsumen terhadap produk
- Menyelidiki siapa dan berapa serta dimana pesaing dan calon pesaing, dan apa kelebihan dan kelemahan pesaing di usaha yang sama
- Mengetahui kemampuan perusahaan, apakah mengikuti perkembangan teknologi atau tidak dan kemampuan karyawan dalam produksi
- Mengetahui perkembangan proses pembuatan produk
- Menyelidiki bagaimana pembungkusan produk selama ini, apaka sudah aman, menarik dan harganya relatif ringan.
- Menyelidiki bagaimana kerja sama antara perusahaan dan penyalur selama ini, apakah lancar atau tidak.
blog bagus mas Sandi. Terimakasih karena tulisan ini bisa membantu rekan-rekan kita yang sedang mengerjakan tugas sehubungan dengan isi blog ini.
BalasHapusjalan jalan ke blog saya yah www.irgunawan.web.id
BalasHapus