Pengertian Organisasi
Dari kacamata
sosiologi,organisasi dapat dilihat sebagai sebagian dari masyarakat.Ciri ciri
dari organisasi yaitu sekumpulan orang yang memiliki suatu cita cita atau
tujuan usaha bersama,dimana upaya pencapaiannya dilakukan melalui kerjasama
secara struktural.Panglaykim (1965:110) mengemukakan contoh sederhana dari
suatu organisasi dengan dua orang yang menyatukan tenaga dan fikirannya untuk
mendorong suatu objek yang terlalu berat kalau digerakkan oleh seorang
saja.Didalam keadaan kita menemukan adanya penggabungan usaha bersama dan
koordinasi kerjasama yang mendukung.Karena itu panglaykim mendefinisikan
organisasi sebagai bentuk setiap penggabungan manusia untuk suatu tujuan
bersama.[1][1]
Harold Koontz
bersama O’ Donnell Cyril mengemukakan bahwa fungsi manajemen itu terdiri dari planning,organizing,staffing,directing,dan
controlling. Sedangkan Henry Fayol menyatakan bahwa kegiatan fungsi fungsi
manajemen itu terdiri dari planning,organizing,commanding,coordination,dan
control. Yang paling sederhana dikemukakan oleh George R. Terry melalui
rumusnya dikenal dengan akroninm berbunyi POAC sebagai singkatan dari planning,organizing,actuating,and
controlling. Apabila kita perhatikan inti pemikirannya, ketiga pendapat
tadi pada prinsipnya mengemukakan pengertian yang sama,yaitu fungsi fungsi
manajemen yang menjadi aktivitas organisasi dan meliputi :
1. Perencanaan,yaitu
pemikiran pemikiran secara rasional berdasarkan fakta dan terkait pada
pencapaian tujuan,sebagai persiapan bagi tindakan tindakan yang harus diambil
kemudian dalam pelaksanaan pencapaian tujuan itu.
2.
Pengorganisasian,yaitu penyusunan struktur,pembagian
fungsi dan posisi bagi orang orang (SDM) yang terlibat dalam pelaksanaan
pencapaian tujuan,serta pembagian tugas dan jabatan sesuai dengan formasi yang tersusun dalam
strukturnya.Pengertian pengorganisasian dapat digunakan untuk
menunjukkan hal-hal berikut:
- Cara manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber daya-sumber daya keuangan, fisik, bahan baku dan tenaga kerja organisasi.
- Bagaimana organisasi mengelompokkan kegiatan-kegiatannya, dimana setiap pengelompokkan diikuti dengan penugasan seorang manajer yang diberi wewenang untuk mengawasi anggota-anggota kelompok.
- Hubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, jabatan-jabatan, tugastugas dan para karyawan.
- Cara para manajer membagi lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam departemen mereka dan mendelegasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan tugas tersebut.
3. Penggerakkan,yaitu kegiatan kegiatan yang menggerakkan
orang orang beserta fasilitas penunjangnya agar penyelenggaraan pencapaian
tujuannya itu berjalan dengan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan
semula.
4. Pengawasan atau dikenal pula dengan pengendalian yaitu
kegiatan untuk mengetahui apakah pelaksanaan kerja (pencapaian tujuan) itu
sesuai dengan rencana semula atau tidak,serta untuk menjaga kelancaran kerja
dari gangguan penyimpangan dan penyelewengan yang akan ataupun sudah terjadi
diantara rencana dan hasil pelaksanaanya.Dengan demikian dapat diusahakan
tindakan tindakan pencegahan atau perbaikan sehingga tujuan yang ingin dicapai
bisa terwujud.
Tiga tipe dasar pengawasan yang dapat
dilakukan sebagai berikut:
§ Pengawasan
pendahuluan (feedforward control), atau sering disebut steering controls, dirancang
untuk mengantisipasi masalahmasalah atau penyimpangan-penyimpangan dari
standar atau tujuan dan memungkinkan koreksi dibuat sebelum suatu tahap
kegiatan tertentu diselesaikan.
§ Pengawasan
yang dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan (concurrent control),
sering disebut pengawsan Ya-Tidak , screening controls atau Berhenti-Terus , d
ilakukan selama suatu kegiatan berlangsung.
§ Pengawasan
umpan balik (feedback control), sering dikenal sebagai past-action controls,
mengukur hasil-hasil dari suatu kegiatan yang telah diselesaikan. Sebab-sebab
penyimpangan dari rencana atau standar ditentukan, dan penemuam-penemuan
diterapkan untuk kegiatan-kegiatan serupa dimasa yang akan datang. Pengawasan
bersifat historis, pengukuran dilakukan setelah kegiatan terjadi.
Sejak 1950
kita mengenal lembaga penyiaran dalam bentuk media cetak dn media elektronik
yang disebut pers.Dikalangan masyarakat,kepada mereka yang bertugas meliput
suatu peristiwa tertentu.Sebagai proses manajemen,mqnqjemen penyiaran dimaksud
sudah tentu melibatkan sekelompok orang dan sarana lainnya (6M) dalam kegiatan
mencari,mengumpulkan, mengolah dan menyajikan produk jurnalistik yang berupa
berita, komentar dan advertensi.
Dalam
pelaksanaan operasinya sebagai alat pencapaian tujuan,pers pun mewadahi sarana
manajemennya yang dikenal 6M tadi.Sedangkan guna keberhasilan kegiatan
pencapaian tujuan itu jelas pers harus melaksanakan menejemen yang sehat daam
arti melaksakan fungsi fungsi manajemenn(POAC) secara tepat guna.Untuk
keberhasilan usahanya pers pun memiliki struktur yang kondusif dengan sifat
masing masing mediumnya.Dengan demikian kita akan mengenal adanya organisasi
pers visual bagi jurnalistik yang menggunakan media cetak,organisasi pers
auditif bagi jurnalistikyng menggunakan media elektronik berupa radio,dan
organisasi pers audio visual bagi jurnalistik yang menggunakan media elektronik
berupa telavisi.
Stasiun televisi
membutuhkan sumber daya manusia yang cukup bayak begitu pula dalm struktur
organisasi redaksi pemberitaan yang
semuanya yang berkerja sebagai suatu tim. Pada kenyataannya memang di
butuhkan bayak orang untuk menayakan suatu program berita.Fungsi setiap orang
itu seperti mata rantai atau bagian dari mata rantai yang panjang.[2][2]
Keberhasialan
bagian pemberitaan stasiun televisi bayak bergantung kepad reporter dan juru kamera yang ada di
lapangan serta korlip di ruang redaksi yang mengarahkan merekan, namun demikian
produser dan eksekutif produser dalam menyusun program acara jugak tak kalah
pentingnya.
Hasil riset kami kelompok 1 (satu)
kami melakukan riset di
TVRI. Kami disana bertemu dengan bapak H.Herinal, beliau disana sebagai
pengarah acara umum di bagian penyiaran program, beliau yang kami wawancarai.
Perecanaan
1.
Apa
perencaan TVRI untuk pogram penyiaraan untuk program untuk kedepan?
-perencaaan yang buat oleh tvri tahun 2015
kedepan sedang d rencanaakan oleh kepala bidang program, dan tahun 2014 sedang
berjalan programnya. Yaitu acara kuliner,pelangi nusantara, pelangi anak
nusantara, indonesiaku.program indonesiaku seperti pariwisata,objek-objek
wisata, jalan-jaalan islami.jalan-jalan islami di dalamnya menjelaskan tentang
bagunan-bagunan sejarah dan jejak-jejak peninggalan sejara islam, kegiatan muamalat.
Program program tersebut merupakan program dari TVRI nasional.
-Sedangkan Kontak publik berupa dialog
dialog,pelangi desa,dunia anak,serta mimbar agama islam,mimbar agama kristen,
mimbar agama budha,opera batak,indonesia 45. Program tersebut merupakan program
TVRI Sumatra Utara.
2. siapa yang membuat perencanaan program peyiaran kedepan? Apakah haya
satu orang aja atau dengan cara diskusi untuk membuat perencanaan program
peyiaran?
-informasi yang kami dapat dari bapak
H.herinal sebagai penanggung jawab program peyiaran,bahwa pembuatan perencanaan
di lakukan denga cara berdiskusi oleh kepala biadang dianataranya,rijal darwis
bidang siaran,suhermanto bidang berita, suherman bidang teknis,tahrijal biadang
keuwangan, babang r setepuh kepala bidang umum.sahrani seksi prokram, julkipli
bidang berita.
3.ada atau tidak sponsor yang mendukung
disetiap program penyiaran tvri?
-Sponsor yang mendukung disetiap program di
tvri ada. Yang mensponsori program itu adalah klinik tong ji medistra. Klinik
tong ji tertarik untuk mensponsori program yang ada di tvri karena program
program di tvri di tonton oleh orang orang yang ada di medan.
4.berapa bulan sekali acara/program di ubah?
-3
sampai 6 penyusunan program,sudah terpola 6bulan sekali diganti program- program.
Pengorganisasian
Di dalam TVRI ada yang namanya
perorganisasian,struktur mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar atau
dari atasan sampai bawahan. Yang kami wawancarai adalah ibuk sani damanik
selaku produser program penyiaran. Berikut pertanyaan yang kami buat.
1.
Bagaimana
struktur organisasi dalam tvri dan apa apa saja tugasnya?
a. Kepala
TVRI stasiun sumatra utara
Bapak
Drs. Fransiskus Gunawan Ginting
Tugasnya
adalah menetapkan kebijakan oprasional penyiaran didaerah dan memancarluaskan
siaran nasional serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksanaannya sesuai dengan
kebijakan direksi.
Fungsinya
yaitu:
1. Penyelanggaraan
kegiatan produksi dan penyiaran
2. Penyelanggaraan
kegiatan produksi dan penyiaran berita
3. Penyelanggaraan
kegiataan teknik
4. Penyelenggaraan
kegiatan keuangan
5. Penyelenggaran
kegiatan umum dan SDM
6. Pembinaan
teknisi administrasi perkantoran
7. Pembuatan
laporan secara periodik pelaksaan kegiatan satuan kerja TVRI stasiun medan
b. Seketariat
Tugas
seketariat adalah mencatat data-data/dokumen-dokumen dari atasan yang telah di
perintahkan.
c. Kepala
bidang program
Irfan
Fuadi
Tugas
dari kepala bidang program adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi
perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegitan dan pemasaran
kegiatan produksi serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsi
1. Penyelenggaraan
produksi acara
2. Penyelenggaaraan
pemasaran dan penjualan
3. Penyelengaraan
oprasional siaran
4. Pembuatan
laporan secara priodik pelaksaan kegitaan satuan kerja bidang program
Ø Kepala
seksi siaran dan pemasaran
Heri
pristanto, SE
Tugas
kepala seksi siaran dan pemasaran adalah mengelola seluruh kegiatan yang
meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegitan dan
pemasaran kegiatan produksi serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsi
1.
Perencaan
dan pelaksanaan program
2.
Perencanaan
produksi
3.
Perencanaan
dan pelaksaan pemasaran dan penjualan
4.
Pembuatan
laporan secara periodik pelaksaan kegiatan satuan kerja seksi siaran dan
pemasaran
Ø Kepala
seksi produksi
Drs.
Nyak Ben zam Asmara
Tugas
kepala seksi produksi adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi
perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegitan dan pemasaran
kegiatan produksi serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsi
1.
Perencanaan
produksi acara derama, musik/hiburan dan pendidikan.
2.
Peyengalaraan
produkasi acara drama,musik/hiburan dan pendidikan
3.
Peyengaralan
artistik produksi acara derama, musik/hiburan dan pendidikan.
4.
Peyengaralan
pendukung acara derama, musik/hiburan dan pendidikan.
5.
Pebuatan
alporan secara priodik pelaksaan kegiatan satauan kerja produksi.
d. Kepala
bidang berita
Drs.
Saparuddin M.sp
Tugas
kepala berita adalah mengelolah seluruh kegiatan yang meliputi
perencanaan,peyengara penggendalian dan epaluasi kegiatan proksi berita dan
siaran current afair seta siaran olaraga serta mengkordinasiakan pengawasan
pelaksaan.
Fungsi
1. Penyenggaraan berita.
1. Penyenggaraan berita.
2.penyenggaraan
produksi current affairs dan siaran olaraga.
3.penyenggaraan dokumentasi.
Ø Kepla
seksi produksi berita
Drs.
Miswaruddin
Tugas
kepala seksi berita adalah mengelolah seluruh kegiatan yang meliputi
perencanaan,peyengara penggendalian dan epaluasi kegiatan proksi berita dan
siaran current afair seta siaran olaraga serta mengkordinasiakan pengawasan
pelaksaan.
d. kepala bidang teknik
Marudut sinaga ,S.IP
Tugas kepala bidang teknik adalah mengelola
seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan
evaluasi kegiatan bidang serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsinya
1.
Penyelenggarakan
oprasional peralatan teknik transmisi dan prasarana
2.
Pemilihan
peralatan teknik dan prasarana
3.
Pengelolaan
dan pengembangan karyawan teknik
4.
Pengelolaan
teknik informasi
Ø Kepala seksi teknik
transmisi dan sarana
Syahri ST
Ø Kepala seksi teknik
produksi dan penyiaran
Basirun
Tugasnya mengelola seluruh kegiatan yang
meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan
bidang serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Tugasnya
1.
Menulis
program produksi
2.
Menyusun
pelajsanaan produksi sesuai pola acara siaran nasional dan lokal yang telah
ditetapkan
3.
Melaksanakan
pertemuan produksi
4.
Perencanaan
dan pelaksanaan program
5.
Perencanaan
dan pelaksanaan produksi
e. Kepala
bidang keuangan
Ferdinand
Tarigan
Tugasnya kepala bidang keuangan adalah
mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan,
pengendalian dan evaluasi kegiatan bidang keuangan serta mengkoordinasikan
pengawasan pelaksaannya.
Fungsinya
1.
Penyelenggarakan
oprasional kegiatan keuangan
2.
Perencanaan
dan pengelolaan anggaran,keuangan,dan akuntansi serta perpajakan
3.
Pelaksanaan
kegiatan kebendaharaan
4.
Peleksanaan
pengelolaan hutang piutang,iklan dan lain lainnya.
Ø Kepala
seksi perbendaharaan
Bustami
,SE
Ø Kepala
seksi akuntansi
Fernande,SE
Tugasnya adalah mengelola seluruh kegiatan
yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan
bidang keuangan serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
f. Kepala
bidang umum dan SDM
Tachrizal,SE
Tugas kepala bidang umum dan SDM adalah
mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan,
pengendalian dan evaluasi kegiatan oprasional umum,pengurusan,pembinaan dan
SDM serta mengkoordinasikan pengawasan
pelaksaannya.
Funginya
1.
Perencanaan
dan pelaksanaan penyediaan,pengadaan barang/jasa dan logistik
2.
Perencanaan
dan pelaksanaan pengelolaan pelaksanaan umum
3.
Pelayanaan
kerumah tanggaan dan transportasi
4.
Perencanaan
dan pelaksanaan pengembangan dan pembinaan SDM
Ø Kepala
seksi umum
Nelson
Nicolas
Ø Kepala
seksi SDM
Liza
Trimurti,SE
Tugasnya adalah mengelola seluruh kegiatan
yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan
oprasional umum serta mengkoordinasikan
pengawasan pelaksaannya.
Penggerak
Di dalam TVRI ada yang namanya penggerak ,
Yang kami wawancarai adalah H.herinal selaku pengarah acara umum. Berikut pertanyaan yang kami buat.
1.siapa penggerak program peyiaran tvri?
-penggerak program peyiaran tvri yaitu
dari bidang program penyiaran umum oleh bapak H.herinal,namun pada pelaksanaan
setiap hari nya didalam studio dilakukan secara bergantian.
2.siapa pengerak cameranmen?
- yang memerintahkan cameramen
atau penggerak yaitu ibuk sani damanaik,dan juga sebagai produser agar gambar
yang di ambil hasilnya bagus sebagai mana yang di inginkan pengarang acara.
4.bagaimana cara kinerja camearamen ?
-printah
di lakukan oleh produser , barulah cameramen baru bergerak untuk mengambil
gambar,shot shot mana yang ingin di ambil untuk bisa disiarkan kepada penonton.
Cameramen ada yang mengikuti perintah dari produser ada juga yang tidak
mengikuti perintah dari produser.
Pengawasan
Di dalam penyiaran khusunya TVRI bahwa sanya
ada yang namanya pengawasan supaya kegiatan penyiaran berjalan dengan lancar
dan maksimal apa yang sudah di rencanakan. Kami mendapat informasi dari
H.herinal selaku pengarah acara umum. Berikut pertnyaan yang kami buat.
1. Siapa
yang melakukan pengawasan penyiaran?
-Menurut
informasi yang kami dapat dari bapak h. Herinal yang telah kami wawancarai mengatakan Yang melakukan
pengawasan penyiaran yaitu kepala stasiun tvri sumatra utara serta bekerjasama dengan kepala bidang program
penyiaran.
2. Siapa
yang melakukan pengawasan di tvri?
-Pengawasan
di tvri dilakukan oleh Pihak dari KPID (KOMISI
PENYIARAN INDONESIA DAERAH) selain dari pihak KPID yang melakukan
pngawasan di tvri pejabat struktural yang ada di tvri juga ikut serta melakukan
pengawasan di TVRI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar