Selasa, 29 April 2014

POAC(plannig,organisasi,actuating,cntrolling)



Pengertian Organisasi
Dari kacamata sosiologi,organisasi dapat dilihat sebagai sebagian dari masyarakat.Ciri ciri dari organisasi yaitu sekumpulan orang yang memiliki suatu cita cita atau tujuan usaha bersama,dimana upaya pencapaiannya dilakukan melalui kerjasama secara struktural.Panglaykim (1965:110) mengemukakan contoh sederhana dari suatu organisasi dengan dua orang yang menyatukan tenaga dan fikirannya untuk mendorong suatu objek yang terlalu berat kalau digerakkan oleh seorang saja.Didalam keadaan kita menemukan adanya penggabungan usaha bersama dan koordinasi kerjasama yang mendukung.Karena itu panglaykim mendefinisikan organisasi sebagai bentuk setiap penggabungan manusia untuk suatu tujuan bersama.[1][1]
Harold Koontz bersama O’ Donnell Cyril mengemukakan bahwa fungsi manajemen itu terdiri dari planning,organizing,staffing,directing,dan controlling. Sedangkan Henry Fayol menyatakan bahwa kegiatan fungsi fungsi manajemen itu terdiri dari planning,organizing,commanding,coordination,dan control. Yang paling sederhana dikemukakan oleh George R. Terry melalui rumusnya dikenal dengan akroninm berbunyi POAC sebagai singkatan dari planning,organizing,actuating,and controlling. Apabila kita perhatikan inti pemikirannya, ketiga pendapat tadi pada prinsipnya mengemukakan pengertian yang sama,yaitu fungsi fungsi manajemen yang menjadi aktivitas organisasi dan meliputi :
1.      Perencanaan,yaitu pemikiran pemikiran secara rasional berdasarkan fakta dan terkait pada pencapaian tujuan,sebagai persiapan bagi tindakan tindakan yang harus diambil kemudian dalam pelaksanaan pencapaian tujuan itu.
2.      Pengorganisasian,yaitu penyusunan struktur,pembagian fungsi dan posisi bagi orang orang (SDM) yang terlibat dalam pelaksanaan pencapaian tujuan,serta pembagian tugas dan jabatan sesuai  dengan formasi yang tersusun dalam strukturnya.Pengertian pengorganisasian dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal berikut:
  • Cara manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber daya-sumber daya keuangan, fisik, bahan baku dan tenaga kerja organisasi.
  • Bagaimana organisasi mengelompokkan kegiatan-kegiatannya, dimana setiap pengelompokkan diikuti dengan penugasan seorang manajer yang diberi wewenang untuk mengawasi anggota-anggota kelompok.
  • Hubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, jabatan-jabatan, tugas­tugas dan para karyawan.
  • Cara para manajer membagi lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam departemen mereka dan mendelegasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan tugas tersebut.
3.      Penggerakkan,yaitu kegiatan kegiatan yang menggerakkan orang orang beserta fasilitas penunjangnya agar penyelenggaraan pencapaian tujuannya itu berjalan dengan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan semula.
4.      Pengawasan atau dikenal pula dengan pengendalian yaitu kegiatan untuk mengetahui apakah pelaksanaan kerja (pencapaian tujuan) itu sesuai dengan rencana semula atau tidak,serta untuk menjaga kelancaran kerja dari gangguan penyimpangan dan penyelewengan yang akan ataupun sudah terjadi diantara rencana dan hasil pelaksanaanya.Dengan demikian dapat diusahakan tindakan tindakan pencegahan atau perbaikan sehingga tujuan yang ingin dicapai bisa terwujud.
Tiga tipe dasar pengawasan yang dapat dilakukan sebagai berikut:
§  Pengawasan pendahuluan (feedforward control), atau sering disebut steering controls, dirancang untuk mengantisipasi masalah­masalah atau penyimpangan-penyimpangan dari standar atau tujuan dan memungkinkan koreksi dibuat sebelum suatu tahap kegiatan tertentu diselesaikan.
§  Pengawasan yang dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan (concurrent control), sering disebut pengawsan Ya-Tidak , screening controls atau Berhenti-Terus , d ilakukan selama suatu kegiatan berlangsung.
§  Pengawasan umpan balik (feedback control), sering dikenal sebagai past-action controls, mengukur hasil-hasil dari suatu kegiatan yang telah diselesaikan. Sebab-sebab penyimpangan dari rencana atau standar ditentukan, dan penemuam-penemuan diterapkan untuk kegiatan-kegiatan serupa dimasa yang akan datang. Pengawasan bersifat historis, pengukuran dilakukan setelah kegiatan terjadi.

Sejak 1950 kita mengenal lembaga penyiaran dalam bentuk media cetak dn media elektronik yang disebut pers.Dikalangan masyarakat,kepada mereka yang bertugas meliput suatu peristiwa tertentu.Sebagai proses manajemen,mqnqjemen penyiaran dimaksud sudah tentu melibatkan sekelompok orang dan sarana lainnya (6M) dalam kegiatan mencari,mengumpulkan, mengolah dan menyajikan produk jurnalistik yang berupa berita, komentar dan advertensi.
Dalam pelaksanaan operasinya sebagai alat pencapaian tujuan,pers pun mewadahi sarana manajemennya yang dikenal 6M tadi.Sedangkan guna keberhasilan kegiatan pencapaian tujuan itu jelas pers harus melaksanakan menejemen yang sehat daam arti melaksakan fungsi fungsi manajemenn(POAC) secara tepat guna.Untuk keberhasilan usahanya pers pun memiliki struktur yang kondusif dengan sifat masing masing mediumnya.Dengan demikian kita akan mengenal adanya organisasi pers visual bagi jurnalistik yang menggunakan media cetak,organisasi pers auditif bagi jurnalistikyng menggunakan media elektronik berupa radio,dan organisasi pers audio visual bagi jurnalistik yang menggunakan media elektronik berupa telavisi.
Stasiun televisi membutuhkan sumber daya manusia yang cukup bayak begitu pula dalm struktur organisasi redaksi pemberitaan yang  semuanya yang berkerja sebagai suatu tim. Pada kenyataannya memang di butuhkan bayak orang untuk menayakan suatu program berita.Fungsi setiap orang itu seperti mata rantai atau bagian dari mata rantai yang panjang.[2][2]
            Keberhasialan bagian pemberitaan stasiun televisi bayak bergantung  kepad reporter dan juru kamera yang ada di lapangan serta korlip di ruang redaksi yang mengarahkan merekan, namun demikian produser dan eksekutif produser dalam menyusun program acara jugak tak kalah pentingnya.





Hasil riset kami kelompok 1 (satu)
kami melakukan riset di TVRI. Kami disana bertemu dengan bapak H.Herinal, beliau disana sebagai pengarah acara umum di bagian penyiaran program, beliau yang kami wawancarai.
Perecanaan
1.      Apa perencaan TVRI untuk pogram penyiaraan untuk program untuk kedepan?
-perencaaan yang buat oleh tvri tahun 2015 kedepan sedang d rencanaakan oleh kepala bidang program, dan tahun 2014 sedang berjalan programnya. Yaitu acara kuliner,pelangi nusantara, pelangi anak nusantara, indonesiaku.program indonesiaku seperti pariwisata,objek-objek wisata, jalan-jaalan islami.jalan-jalan islami di dalamnya menjelaskan tentang bagunan-bagunan sejarah dan jejak-jejak peninggalan sejara islam, kegiatan muamalat. Program program tersebut merupakan program dari TVRI nasional.
-Sedangkan Kontak publik berupa dialog dialog,pelangi desa,dunia anak,serta mimbar agama islam,mimbar agama kristen, mimbar agama budha,opera batak,indonesia 45. Program tersebut merupakan program TVRI Sumatra Utara.
      2. siapa yang membuat perencanaan program peyiaran kedepan? Apakah haya satu orang aja atau dengan cara diskusi untuk membuat perencanaan program peyiaran?
 -informasi yang kami dapat dari bapak H.herinal sebagai penanggung jawab program peyiaran,bahwa pembuatan perencanaan di lakukan denga cara berdiskusi oleh kepala biadang dianataranya,rijal darwis bidang siaran,suhermanto bidang berita, suherman bidang teknis,tahrijal biadang keuwangan, babang r setepuh kepala bidang umum.sahrani seksi prokram, julkipli bidang berita.
3.ada atau tidak sponsor yang mendukung disetiap program penyiaran tvri?
-Sponsor yang mendukung disetiap program di tvri ada. Yang mensponsori program itu adalah klinik tong ji medistra. Klinik tong ji tertarik untuk mensponsori program yang ada di tvri karena program program di tvri di tonton oleh orang orang yang ada di medan.
4.berapa bulan sekali acara/program di ubah?
  -3 sampai 6 penyusunan program,sudah terpola 6bulan sekali diganti program- program.

Pengorganisasian
Di dalam TVRI ada yang namanya perorganisasian,struktur mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar atau dari atasan sampai bawahan. Yang kami wawancarai adalah ibuk sani damanik selaku produser program penyiaran. Berikut pertanyaan yang kami buat.
1.      Bagaimana struktur organisasi dalam tvri dan apa apa saja tugasnya?
a.       Kepala TVRI stasiun sumatra utara
Bapak Drs. Fransiskus Gunawan Ginting
Tugasnya adalah menetapkan kebijakan oprasional penyiaran didaerah dan memancarluaskan siaran nasional serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksanaannya sesuai dengan kebijakan direksi.
Fungsinya yaitu:
1.      Penyelanggaraan kegiatan produksi dan penyiaran
2.      Penyelanggaraan kegiatan produksi dan penyiaran berita
3.      Penyelanggaraan kegiataan teknik
4.      Penyelenggaraan kegiatan keuangan
5.      Penyelenggaran kegiatan umum dan SDM
6.      Pembinaan teknisi administrasi perkantoran
7.      Pembuatan laporan secara periodik pelaksaan kegiatan satuan kerja TVRI stasiun medan
b.      Seketariat
Tugas seketariat adalah mencatat data-data/dokumen-dokumen dari atasan yang telah di perintahkan.
c.       Kepala bidang program
Irfan Fuadi
Tugas dari kepala bidang program adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegitan dan pemasaran kegiatan produksi serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsi
1.      Penyelenggaraan produksi acara
2.      Penyelenggaaraan pemasaran dan penjualan
3.      Penyelengaraan oprasional siaran
4.      Pembuatan laporan secara priodik pelaksaan kegitaan satuan kerja bidang program
Ø  Kepala seksi siaran dan pemasaran
Heri pristanto, SE
Tugas kepala seksi siaran dan pemasaran adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegitan dan pemasaran kegiatan produksi serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsi
1.      Perencaan dan pelaksanaan program
2.      Perencanaan produksi
3.      Perencanaan dan pelaksaan pemasaran dan penjualan
4.      Pembuatan laporan secara periodik pelaksaan kegiatan satuan kerja seksi siaran dan pemasaran
Ø  Kepala seksi produksi
Drs. Nyak Ben zam Asmara
Tugas kepala seksi produksi adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegitan dan pemasaran kegiatan produksi serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsi
1.      Perencanaan produksi acara derama, musik/hiburan dan pendidikan.
2.      Peyengalaraan produkasi acara drama,musik/hiburan dan pendidikan
3.      Peyengaralan artistik produksi acara derama, musik/hiburan dan pendidikan.
4.      Peyengaralan pendukung acara derama, musik/hiburan dan pendidikan.
5.      Pebuatan alporan secara priodik pelaksaan kegiatan satauan kerja produksi.
d.      Kepala bidang berita
Drs. Saparuddin M.sp
Tugas kepala berita adalah mengelolah seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan,peyengara penggendalian dan epaluasi kegiatan proksi berita dan siaran current afair seta siaran olaraga serta mengkordinasiakan pengawasan pelaksaan.
                Fungsi
            1. Penyenggaraan berita.
            2.penyenggaraan produksi current affairs dan siaran olaraga.
            3.penyenggaraan dokumentasi.
Ø  Kepla seksi produksi berita
Drs. Miswaruddin
Tugas kepala seksi berita adalah mengelolah seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan,peyengara penggendalian dan epaluasi kegiatan proksi berita dan siaran current afair seta siaran olaraga serta mengkordinasiakan pengawasan pelaksaan.
d. kepala bidang teknik
Marudut sinaga ,S.IP
Tugas kepala bidang teknik adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan bidang serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsinya
1.      Penyelenggarakan oprasional peralatan teknik transmisi dan prasarana
2.      Pemilihan peralatan teknik dan prasarana
3.      Pengelolaan dan pengembangan karyawan teknik
4.      Pengelolaan teknik informasi
Ø  Kepala seksi teknik transmisi dan sarana
Syahri ST
Ø  Kepala seksi teknik produksi dan penyiaran
Basirun
Tugasnya mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan bidang serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Tugasnya
1.      Menulis program produksi
2.      Menyusun pelajsanaan produksi sesuai pola acara siaran nasional dan lokal yang telah ditetapkan
3.      Melaksanakan pertemuan produksi
4.      Perencanaan dan pelaksanaan program
5.      Perencanaan dan pelaksanaan produksi
e.       Kepala bidang keuangan
Ferdinand Tarigan
Tugasnya kepala bidang keuangan adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan bidang keuangan serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Fungsinya
1.      Penyelenggarakan oprasional kegiatan keuangan
2.      Perencanaan dan pengelolaan anggaran,keuangan,dan akuntansi serta perpajakan
3.      Pelaksanaan kegiatan kebendaharaan
4.      Peleksanaan pengelolaan hutang piutang,iklan dan lain lainnya.
Ø  Kepala seksi perbendaharaan
Bustami ,SE
Ø  Kepala seksi akuntansi
Fernande,SE
Tugasnya adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan bidang keuangan serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
f.       Kepala bidang umum dan SDM
Tachrizal,SE
Tugas kepala bidang umum dan SDM adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan oprasional umum,pengurusan,pembinaan dan SDM  serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Funginya
1.      Perencanaan dan pelaksanaan penyediaan,pengadaan barang/jasa dan logistik
2.      Perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan pelaksanaan umum
3.      Pelayanaan kerumah tanggaan dan transportasi
4.      Perencanaan dan pelaksanaan pengembangan dan pembinaan SDM
Ø  Kepala seksi umum
Nelson Nicolas
Ø  Kepala seksi SDM
Liza Trimurti,SE
 Tugasnya adalah mengelola seluruh kegiatan yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian dan evaluasi kegiatan oprasional umum  serta mengkoordinasikan pengawasan pelaksaannya.
Penggerak
Di dalam TVRI ada yang namanya penggerak , Yang kami wawancarai adalah H.herinal selaku pengarah acara  umum. Berikut pertanyaan yang kami buat.
 1.siapa penggerak program peyiaran tvri?
           -penggerak program peyiaran tvri yaitu dari bidang program penyiaran umum oleh bapak H.herinal,namun pada pelaksanaan setiap hari nya didalam studio dilakukan secara bergantian.
2.siapa pengerak cameranmen?
           -  yang memerintahkan cameramen atau penggerak yaitu ibuk sani damanaik,dan juga sebagai produser agar gambar yang di ambil hasilnya bagus sebagai mana yang di inginkan pengarang acara.
4.bagaimana cara kinerja camearamen  ?
            -printah di lakukan oleh produser , barulah cameramen baru bergerak untuk mengambil gambar,shot shot mana yang ingin di ambil untuk bisa disiarkan kepada penonton. Cameramen ada yang mengikuti perintah dari produser ada juga yang tidak mengikuti perintah dari produser.

Pengawasan
Di dalam penyiaran khusunya TVRI bahwa sanya ada yang namanya pengawasan supaya kegiatan penyiaran berjalan dengan lancar dan maksimal apa yang sudah di rencanakan. Kami mendapat informasi dari H.herinal selaku pengarah acara umum. Berikut pertnyaan yang kami buat.
1.      Siapa yang melakukan pengawasan penyiaran?
-Menurut informasi yang kami dapat dari bapak h. Herinal yang telah  kami wawancarai mengatakan Yang melakukan pengawasan penyiaran yaitu kepala stasiun tvri sumatra utara serta  bekerjasama dengan kepala bidang program penyiaran.
2.      Siapa yang melakukan pengawasan di tvri?
-Pengawasan di tvri dilakukan oleh Pihak dari KPID (KOMISI  PENYIARAN INDONESIA DAERAH) selain dari pihak KPID yang melakukan pngawasan di tvri pejabat struktural yang ada di tvri juga ikut serta melakukan pengawasan di TVRI





[1][1] KUSTADI SUHANDANG, pengantar jurnalistik seputar organisasi, produk dan kode etik,hal. 42


[2][2]Morissan,M.A. jurnalistik televisi Mutakhir, hal 42.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar